TINGKAT PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K)

Hidayatu Solihin, Decy Situngkir

Abstract


Kecelakaan kerja adalah salah satu permasalahan yang sering terjadi di perusahaan. Kejadian gawat darurat biasanya terjadi sangat cepat dan tiba-tiba. Pengetahuan penanggulangan penderita gawat darurat memegang hal yang penting dalam menentukan keberhasilan pertolongan. Pertolongan gawat darurat harus dilakukan secara cepat, tepat, dan cermat untuk mencegah kematian dan kecacatan. Prinsip pelayanan pasien gawat darurat yaitu waktu adalah nyawa (Time saving is life saving). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Di PT. Samson Tiara tahun 2020. Penelitian ini merupakan Pre Experiment one group pre-post test design dengan sampel 35 orang. Analisis data menggunakan uji Mc Nemar. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2020. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan peserta sebelum pelatihan P3K rata-rata 49,8 dan sesudah pelatihan P3K rata-rata 72,9. Analisis perbedaan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan penggunaan P3K mengalami peningkatan hasil, didapatkan ada perbedaaan yang signifikan yaitu p-value 0,002 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Diharapkan kepada Pihak Manajemen PT Samson Tiara untuk memperbanyak pelatihan guna meningkatkan pengetahuan peserta dan perlu membuat informasi tentang P3K melalui  media cetak dan elektronik.

 

Kata kunci: Tingkat Pengetahuan, Pelatihan P3K


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Universitas Esa Unggul, Jakarta

Jl. Arjuna Utara No.9, RT.1/RW.2, Duri Kepa,
Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11510