QUARTER LIFE CRISIS DITINJAU DARI KECERDASAN EMOSIONAL PADA DEWASA AWAL

Intan Laras Anggraeni, Yuli Asmi Rozali

Abstract


Memasuki dewasa awal, beberapa individu pernah merasakan quarter life crisis, yakni perasaan-perasaan yang dialami dewasa awal, seperti ketidakberdayaan, kebingungan, takut kegagalan, kecemasan, frustasi hingga mengalami depresi. Faktor terjadinya quarter life crisis salah satunya adalah kecerdasan emosional, sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kecerdasan emosional terhadap quarter life crisis pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausalitas dengan metode pengambilan sampel nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling, dan jumlah sampel sebanyak 400 sampel. Terdapat 48 aitem untuk mengukur kecerdasan emosional dengan rentang koefisien validitas 0,305-0,936 dan reliabilitas (α) = 0,993 sedangkan untuk mengukur quarter life crisis terdapat 33 aitem valid dengan rentang koefisien validitas 0,846-0,922 dan reliabilitas (α) = 0,991. Hasil analisis data menggunakan analisis regresi menunjukkan hipotesis diterima karena perolehan nilai sig. (p)=  0.000 <0,05 dengan nilai koefisien regresi b = -0,584X. Artinya, terdapat pengaruh negatif yang signifikan kecerdasan emosional terhadap quarter life crisis dengan kontribusi kecerdasan emosional sebesar 83,7%. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kecerdasan emosional dewasa awal tinggi (55,7%) dan tingkat quarter life crisis rendah (56,2%).

 

Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Quarter Life Crisis, Dewasa Awal


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.